Bandar Lampung : Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandar Lampung, Abdul Khanif menyanggah adanya biaya pembelian kuota bagi para siswa yang mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA).
" Kami pihak sekolah tidak pernah meminta siswa menyediakan kuota internet sendiri untuk mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA), " tegasnya.
" Pihak sekolah sudah menyiapkan jaringan Wifi khusus, agar proses TKA siswa bisa berlangsung dengan lancar, saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya, Kamis, (9/4/2026), " ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA), pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan.
Persiapan tersebut mulai dari peningkatan kapasitas jaringan internet, simulasi ujian, hingga pemberian materi tambahan kepada siswa agar lebih siap menghadapi ujian berbasis komputer.
Pihak sekolah juga memastikan seluruh sistem dan perangkat siap digunakan saat pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
“ Semua persiapan telah optimal kami lakukan, terutama peningkatan kapasitas internet, agar saat ujian berlangsung, jaringan tetap stabil dan lancar, " kata Abdul Khanif.
Abdul Khanif juga mengatakan bahwa kegiatan ini berlangsung sejak kemarin, tanggal 8 April 2026 dan akan berakhir sampai tanggal 16 April 2026.
Kegiatan juga dilakukan secara bertahap, terdiri dari 4 (empat) gelombang dan 3 (tiga) sesi setiap harinya.
Dia juga mengatakan bahwa fasilitas yang digunakan dalam pelaksanaan TKA ini memang telah disiapkan secara maksimal.
Termasuk perangkat komputer, jaringan internet, serta sistem pendukung lainnya dan dipastikan dalam kondisi optimal guna menunjang kelancaran dalam proses pelaksanaan ujian (Indra).
