Kadis Pariwisata : Melalui Muli Mekhanai Kita Mencari Sosok Muda Yang Menjadi Duta Pariwisata Dan Budaya

Indra Kusuma
0


Bandar Lampung - Mutyara Khairunnisa (Unila) dan Yoglenndy Joshbert Dafander (Darmajaya) resmi dinobatkan sebagai juara pertama sekaligus menyandang gelar Muli dan Mekhanai Kota Bandar Lampung 2026, pada malam Grand Final yang digelar meriah di Aula Semergou.

Kemenangan Mutyara dan Glenn menyisihkan puluhan peserta terbaik lainnya dan menempatkan mereka di garda terdepan sebagai wajah baru promosi pariwisata dan budaya daerah, Senin (27/4/2026).

Pada malam puncak yang penuh antusiasme tersebut, dewan juri juga menetapkan Zafira dan Sultan sebagai peraih posisi Juara Kedua. 

Sementara itu, gelar Juara Ketiga berhasil dibawa pulang oleh Khanza dan Dharma, melengkapi jajaran generasi muda terbaik yang akan menjadi representasi Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menaruh harapan besar di pundak para pemenang. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang hadir langsung memberikan sambutan.

Eva Dwiana menegaskan bahwa para finalis, terutama mereka yang keluar sebagai juara, merupakan generasi muda terbaik yang memiliki potensi besar untuk membawa nama baik daerah.

“Saya berharap yang terpilih nantinya bisa mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Bandarlampung," harap Wali Kota.

"Kalian semua luar biasa, karena sudah sampai di grand final, kalah atau menang itu hal biasa,” ujar Bunda Eva.

Eva Dwiana juga menitipkan pesan khusus agar Mutyara, Glenn, dan seluruh finalis terus berkontribusi secara positif. “Kalian adalah generasi penerus, lakukan yang terbaik untuk daerah, agama, dan orang tua,” tambahnya.

Terpilihnya Mutyara, Glenn, beserta para juara lainnya dinilai sangat selaras dengan tema yang diusung tahun ini, yakni ‘Empowering Youth Tourism Of Bandar Lampung’.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menjelaskan bahwa tema ini secara tegas menyoroti peran strategis generasi muda sebagai kekuatan utama dalam pengembangan sektor pariwisata. 

Menurutnya, ajang ini lebih dari sekadar kontes kecantikan dan ketampanan, melainkan wadah pembinaan generasi muda yang berkulaitas dan komprehensif.

“Melalui Muli Mekhanai, kita mencari sosok muda yang mampu menjadi duta pariwisata dan budaya," ujar Kadis Pariwisata, Adiansyah.

" Kalian dibekali pengetahuan tentang kerajinan, adat istiadat, serta kemampuan komunikasi untuk mempromosikan daerah,” jelas Adiansyah.

"Perjalanan para pemenang menuju gelar juara pun tidaklah mudah, kalian harus melewati proses seleksi ketat yang telah berlangsung sejak Maret 2026,"tambahnya.

"Ada sebanyak 74 peserta mengikuti seleksi awal, terdiri dari 39 Muli dan 35 Mekhanai. Dari jumlah tersebut, 60 peserta lolos ke tahap semifinal, dan akhirnya terpilih 30 finalis yang tampil di grand final malam ini,” ungkap Adiansyah.

Penilaian di babak pamungkas ini dilakukan secara objektif oleh dewan juri kompeten dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi pariwisata, hingga budayawan. 

Hal ini untuk memastikan bahwa Mutyara, Glenn, serta pemenang lainnya benar-benar berkualitas dan siap mengemban amanah sebagai duta daerah.

Melalui kemenangan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap lahirnya para inovator muda untuk melestarikan budaya dan mempromosikan pesona Kota Tapis Berseri ke tingkat nasional hingga internasional.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)