Balam.redmol.id/Menindak lanjuti program Walikota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana untuk menciptakan Kota Bandar Lampung menjadi asri bersih dari sampah liar yang berada dijalan protokol Kota Bandar Lampung yang juga berguna untuk meminalisir akan terjadinya banjir
Plh.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung Budi Ardiyanto.ST. MM dalam menjalankan perintah program Bunda Eva untuk menanggulangi masalah sampah, terutama sampah liar yang berada dijalan protokol, memerintahkan Kabid Pengelola Sampah (PS) Ahmad Junaidi. S.Si., S.IP beserta seluruh Kepala UPT DLH Se-kecamatan Bandar Lampung untuk bersama sama membersihkan sampah di wilayah masing masing.
Dalam giat hari ini (Selasa 17 Maret 2026) Ahmad Junaidi selaku Kabid PS DLH terjun langsung kelapangan memonitor sampah yang masih berada di tempat sampah Pertamina yang berada di jalan Kartini Kota Bandar Lampung
Dalam giat tersebut Ahmad Junaidi di damping oleh kepala staf UPT DLH Tanjung Karang Pusat (TKP) Riduan AS yang mewakili Kepala UPT DLH TKP Hendro Rudiyanto SH, beserta tim satgas carry dan tosa UPT PS DLH TKP
Disela kegiatan itu saat dikonfirmasi awak media Ahmad Junaidi menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan sampah itu atas perintah kadis DLH Kota Bandar Lampung, yang mana menindaklanjuti program Bunda Eva agar sampah yang berada dijalan protokol harus steril (bersih) dibatas waktu jam 06.00 pagi
"Kegiatan pengangkat dan pembersihan sampah pagi ini, karena atas perintah pak kadis, untuk menyisir sampah yang berada di jalan protoko, dan pagi ini kami mendapatkan sampah yang belum terangkat diarea tempat sampah Pertamina (pom bensin) dijalan Kartini," Ujar Ahmad Junaidi selaku Kabid Pengelola Sampah DLH Bandar Lampung, Selasa (17 Maret 2026)
lebih lanjut ia menjelaskan bahwa untuk menjalankan perintah Bunda Eva untuk terciptanya Bandar Lampung bersih dengan sampah, DLH Kota Bandar Lampung bersama 20 UPT DLH Kecamatan Se-Bandar Lampung saling bahu membahu semaksimal mungkin demi terwujudnya Kota Bandar Lampung bersih dengan sampah Liar dan juga pengangkatan Sedimen di wilayah rawan banjir guna untuk pencegahan akan terjadinya banjir.
" Dan untuk masalah Sedimen (penumpukan pasir/Lumpur yang berada di drainase (Parit/got) menurut SOP nya walaupun bukan wewenang kami selaku DLH , tetapi atas program dan perintah Bunda Eva demi Kota Bandar Lampung kami pihak DLH Bandar Lampung siap bekerja semaksimal mungkin bahu membahu bersama tim satgas kebersihan sehingga Kota Bandar Lampung akan bersih dan asri juga akan terbebas dari bencana banjir," tutup Ahmad Junaidi . (Red/Tim)

